Multirotor Drone DJI Mavic Mini Ringan dan Gesit Harga Murah

Spesifikasi Harga Multirotor Drone DJI Mavic Mini – Dikenal sebagai Unmanned Aircraft System (UAS) atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV), drone pada dasarnya adalah pesawat apa pun yang terbang di langit tanpa pilot, apakah itu terbang sendiri atau dengan remote control di darat. Seperti yang mungkin Anda perhatikan pada dji mavic mini, kombinasi kamera dengan perangkat yang bisa diterbangkan ini menjadi semakin umum seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat.

Bahkan, penjualan pesawat tak berawak diperkirakan akan meningkat dari 2,5 juta pada 2016 menjadi 7 juta pada 2020, peningkatan 180% yang mengejutkan. Ini berarti versi yang lebih baru dan lebih bervariasi dari mereka terus menghantam pasar, membuatnya sulit untuk bersaing dengan berbagai jenis model.

Multirotor Drone DJI Mavic Mini Ringan dan Gesit Harga Murah

Perihal jenis drone itu sendiri sebetulnya tidak ada kategori secara khusus. Akan tetapi jika dikonklusikan berdasarkan klasifikasi drone, terdapat tiga jenis drone dengan tipikalnya masing-masing yang memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri.

Jenis-jenis Drone

1. Fixed Wing Drone

Drone sayap tetap terdiri dari satu sayap kaku dan dirancang untuk terlihat dan bekerja seperti pesawat terbang. Apa yang membantu membedakan drone sayap tetap dari jenis lain adalah bahwa mereka tidak dapat tinggal di satu tempat dengan rotor pengangkat vertikal, tetapi malah meluncur pada jalur yang ditetapkan selama energinya memungkinkan. Ini berarti mereka bisa jauh lebih efisien dibandingkan dengan dua kategori utama drone lainnya.

UAV sayap tetap dikenal di militer, karena sering digunakan ketika penerbangan berawak dianggap terlalu berisiko atau sulit. Drone jenis ini juga digunakan dalam industri komersial.

Kelebihan Fixed Wing

Waktu penerbangan rata-rata adalah beberapa jam dan dapat naik hingga 16 jam mengesankan atau lebih jika drone bertenaga mesin gas, Sayap tetap dapat terbang pada ketinggian tinggi, Drone ini lebih pemaaf di udara daripada model lain, dan memiliki kemampuan untuk membawa lebih banyak berat badan.

Kekurangan Fixed Wing

Drone sayap tetap bisa mahal, Pelatihan biasanya diperlukan untuk menerbangkannya. Dalam kebanyakan kasus, peluncur diperlukan untuk mendapatkan drone sayap tetap ke udara. Drone ini lebih sulit untuk mendarat daripada dua kategori drone lainnya dan dapat hanya bergerak maju dan tidak bisa melayang dengan area bebas di udara.

Karakteristik Penggunaan Fixed Wing

Karena fixed wing drone lebih fokus pada desain data, tipe drone ini biasanya digunakan untuk tujuan komersial seperti pemetaan udara, inspeksi, pertanian, konstruksi, keamanan, dan pengawasan.

Lihatlah drone pertanian AgEagle RX48. Ini dapat diterbangkan secara mandiri menggunakan Botlink, diluncurkan dengan tangan, dan merupakan pilihan yang terjangkau untuk drone sayap tetap.

2. Single Rotor Drone

Drone rotor tunggal (single rotor) kuat dan terlihat serupa dalam struktur dan desain dengan helikopter sebenarnya. Mereka memiliki satu rotor besar, yang seperti sayap berputar besar, ditambah rotor berukuran kecil di bagian ekor untuk arah dan stabilitas.

Kelebihan Single Rotor

Drone rotor tunggal dapat melayang-layang secara vertikal di udara. Tipe drone ini dibangun untuk menjadi kuat dan tahan lama, memiliki waktu penerbangan yang tahan lama yang meningkat jika drone bertenaga gas, dan kemampuan muatan yang berat.

Kekurangan Single Rotor

Rotor tunggal lebih sulit untuk terbang daripada multi-rotor jenis drone, mereka bisa mahal, drone ini memiliki kompleksitas yang lebih tinggi, dan bisa berbahaya karena pisau berputar berat.

Karakteristik Penggunaan Single Rotor

Penelitian, pemindaian laser Aerial LIDAR, dan survei.

3. Multirotor Drone

Jenis drone yang paling populer untuk tujuan mendapatkan visual dari atas adalah multirotor drone. Ini adalah pilihan populer untuk fotografi udara, pembuatan film dan pengawasan. Ini digunakan oleh para profesional dan penggemar fotografi dan videografi karena ukurannya yang kecil dan siap untuk terbang keluar dengan simple dalam pengambilan gambar.

Multi-rotor drone juga paling mudah untuk pabrikan dan pilihan drone termurah. Drone jenis ini membawa beberapa rotor pada tubuh mereka dan dapat diklasifikasikan lebih lanjut berdasarkan jumlah mereka pada platform drone. Ada tricopters (3 rotor), quadcopters (4 rotor), hexacopters (6 rotor) dan octocopters (8 rotor). Quadcopters adalah drone multi-rotor yang paling populer.

Kelebihan Multirotor

Multi-rotor drone memilki kontrol dan manuver yang mudah. Tipe drone ini memiliki kemampuan untuk melayang, dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal, dan sangat stabil.

Kekurangan Multirotor

Multi-rotor memiliki waktu terbang terbatas (biasanya 15-30 menit). Kapabilitasnya hanya memiliki kemampuan payload yang kecil dan sebagian besar energi drone dihabiskan untuk melawan gravitasi dan menstabilkan eksistensinya ketika di udara.

Karakteristik Penggunaan Multirotor

Foto udara dan inspeksi udara video, hiburan, pertanian, konstruksi, keamanan.

Apabila anda termasuk fotografer, videografer dan hobi dengan hal-hal terkait keduanya, tipe drone dari jenis multirotor adalah pilihan terbaik untuk dimiliki. Sekarang ini telah banyak bermunculan produk drone dari berbagai brand dengan spesifikasi dan kualitas yang beragam dan kompetitif.

Bagi anda yang ingin memiliki drone tipe multirotor, dji mavic mini bisa menjadi pilihan terbaik anda. Drone ini bisa anda beli secara offline maupun online dengan harga yang cukup beragam. Berikut ini adalah spesifikasi dari drone dji mavic mini.

Spesifikasi Multirotor Drone DJI Mavic Mini

249 gr (bobot), 3.000 m (penerbangan maksimum di atas permukaan laut), 30 menit (waktu penerbangan maksimum diukur saat terbang pada 14kpj dalam kondisi tidak berangin), 0° to 40°C (32° to 104°F) suhu pengoperasian.

1/2.3” CMOS kamera Sensor, 24 mm, Aperture: f/2.8, Shooting Range: 1 m to ∞ ISO range: Video 100-3200 (Auto), Photo 100-1600 (Auto) dan 100-3200 (Manual) format equivalent, Electronic Shutter: 4-1/8000s Resolusi hasil foto: 4:3: 4000×3000 dan 16:9: 4000×2250 kecepatan shutter.

Single shot Mode Fotografi , 2/3/5/7/10/15/20/30/60 s Interval,  2.7 K: 2720×1530 25/30 p dan FHD: 1920×1080 25/30/50/60 p resolusi Video, 40 Mbps maksimal bitrate video, FAT32(≤32 GB)dan exFAT(>32 GB) dukungan sistem file.

JPEG Format video: MP4 (H.264/MPEG-4 AVC) format foto, LLightning, Micro USB (Type-B), USB Type-C Sistem transmisi video: Enhanced Wi-Fi Kualitas video live: 720p/30fps Dukungan Port USB, 2.600 mAh kapasitas baterai.

Harga Multorotor Drone DJI Mavic Mini

Baru : Rp 5.499.000

Bekas : Rp –

Multirotor Drone DJI Mavic Mini Ringan dan Gesit Harga Murah | ***** | 4.5